Kediri, tapaktimoernuswantara.online - Perum Bulog Kantor Cabang Kediri memastikan bahwa cadangan beras di wilayahnya dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
Saat ini, total stok beras yang tersedia mencapai 82.830 ton, yang tersebar di berbagai gudang penyimpanan milik Bulog di wilayah Kediri.
Pemimpin Bulog Kediri, Harisun, menyampaikan bahwa jumlah tersebut diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan hingga 14 bulan ke depan.
Tidak hanya itu, stok tersebut masih berpotensi meningkat seiring dengan terus dilakukannya penyerapan gabah dari petani lokal.
Sejak awal tahun 2026, Bulog Kediri telah menyerap gabah petani dalam jumlah besar, yakni mencapai lebih dari 78 juta kilogram.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan konsumen.
Di tengah potensi ancaman perubahan iklim seperti El Nino yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat, Bulog Kediri menyatakan kesiapan dalam menghadapi kemungkinan penurunan produksi pangan.
Fenomena tersebut berpotensi menyebabkan kemarau panjang yang berdampak pada hasil panen. Namun demikian, dengan cadangan yang dimiliki saat ini, masyarakat diharapkan tidak perlu merasa khawatir.
Selain fokus pada kuantitas, Bulog juga memberikan perhatian serius terhadap kualitas beras yang disimpan.
Melalui penerapan Sistem Pengendalian Hama Gudang Terpadu (SPHGT), Bulog melakukan berbagai langkah preventif seperti pemantauan rutin serta fumigasi guna menjaga kualitas beras tetap baik.
Program ini juga didukung dengan standar operasional yang ketat untuk memastikan beras tetap layak konsumsi dalam jangka waktu lama.
Keberhasilan menjaga stok dan kualitas beras ini tidak lepas dari kerja sama antara Bulog dengan petani, mitra penggilingan, serta berbagai pihak terkait lainnya.
Bulog Kediri menegaskan akan terus memperkuat sinergi tersebut guna mendukung program swasembada pangan nasional serta menjaga ketersediaan pangan di tengah dinamika global.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan stabilitas pangan di wilayah Kediri tetap terjaga dan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat.

0 Komentar